Kisah 70 Ribu orang yang berdoa ditolak karena satu orang

kisah-70-ribu-orang-yang-berdoa-ditolak-karena-satu-orang

Manusia sebagai mahluk Allah mempunyai kelebihan dan kelemahan, untuk mengimbangi kelemahan itu manusia dipertintahkan Allah untuk berdoa. Berdoa sendiri bentuknya permintaan dari seorang bawahan keatasaan, sehingga secara teknis harus diucapakan dengan tata cara yang baik. Bisa dengan mengangkat tangan, dengan suara yang rendah. bisa dengan bersujud atau tatacara lain yang dianggap lebih layak untuk berdoa

Berdoa sendiri merupakan salah satu ibadah yang diharuskan oleh Allah, yang merupakan habluminallah, karena sejatinya semakin kita mendekat kepada Allah maka Allah semakin dekat kepada hambanya. dan sebagiamana Allah berfirman dalam surat Al Ghafir : 60 bahwa ketika berdoa kepada Allah, maka Allah akan mengabulkan, dan dalam ayat ini orang yang tidak mau berdoa dikataegorikan sebagai orang sombong.

Doa juga kekuatan bagi setiap muslim untuk menghadapi persoalan  kehidupan yang begitu rumit. Karena salah satu jalan untuk terlepas dari belenggu hidup adalah berdoa kepada Allah dan Allahpun akan mengabulkan setiap orang yang berdoa, tetapi gara-gara satu orang ini 70 ribu orang doanya tidak terkabul.

Diceritakan pada jaman nabi Musa AS, kaum Bani Israil mendapatkan musibah berupa kekeringan yang sangat dahsyat. kemarau panjang yang mengakibatkan mereka serba kekurangan, sehingga kaum bani israil berkeluh kesah kepada nabi Musa untuk berdoa kepada Allah agar diturunkan hujan, akhirnya karena desakan kaum Bani Israil Nabi Musa mengumpulkan kaumnya sebanyak 70 ribu orang untuk berdoa kepada Allah.

Allah memberi jawaban atas doa mereka dengan mengatkan bahwasanya “ tidak akan mengabuulkan doa mereka karena ada diantara mereka yang bermaksiat secara nyata selama 40 tahun”  nabi Musa menyampaikan jawaban Allah atas doanya kepada mereka dan meminta kepad asalah satu orang yang berdosa tersebut  untuk keluar dari barisan. Setelah mendengar perintah dari nabi musa, satu orang keluar dari barisan dan tobat kepada Allah dengan sebaik-baiknya tobat. Selang beberapa waktu akhirnya hujanpun turun.

Kisah ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa setiap maksiat yang dilakukan oleh seseorang walaupun tidak langsung merugikan orang lain secara langsung tetapi menjadi penyebab akan terhalangnya doa. Sehingga perlu dimasyarakat untuk saling mengingatkan satu sama lain.

(Visited 1 times, 1 visits today)
author

Author: 

Leave a Reply