Apa hubungan analisa vektor dengan kinematika gerak

Apa sih yang dimaksud atau pengertian dari kinematika gerak? Dan apa hubungannya dengan vector, nah apa pula nih vector? Dan apa pula analisa vector? Wah banyak sekali ya dan ini sulit seklai jika kita tidak memahaminya satu persatu, ayo kita pahami satu persatu dari definisi masing-masing.

apa-hubungan-analisa-vektor-dengan-kinematika-gerak

Pertama-tama mari kita pelajari apa yang dimaksud dengan kinematika gerak. Kata kinematika dikemukakan oleh fisikawan Prancis yang bernama A.M. Ampere cinematique yang diadopsi dari Yunani kuno κίνημα yang berarti kinema atau gerak. Kinematika ini merupakan bagian atau cabang dari ilmu mekanika klasik yang khusus mempelajari gerakan benda dan sistemnya tanpa mempermasalahkan gaya penyebab gerakan, kebalikan dari kinematika biasa kita sebut dinamika atau kinetika yang mempelajari gerakan benda dan memperhatikan gaya yang mempengaruhi gerakannya.

Biasanya studi mengenai kinematika disebut sebagai geometri gerak. Kinematika gerak benda mempelajari karakteristik gerak suatu partikel yang diposisikan sebagai vektor. Kinematika gerak ini berhubungan sangat erat dengan pengaplikasian vektor dalam pembahasannya. Seperti kecepatan, kelajuan, posisi, gerak relatif, gerakan kordinat dll. Untuk lebih memahami tentang analisis vektor ini, mari kita simak di poin berikutnya.

Vector sendri merupakan metode yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang memiliki besaran dan arah tertentu. Karenanya vector dapat digunakan untuk menggambarkan gerakan atau kinematika, mengapa bisa? Karena gerak, atau kinematika memiki arah dan besaran maka dapat dilambangkan dengan vector. Vector biasa digunakan untuk menghitung atau mengkalkulasi gerak atau kinematika dengan pendekatan yang sistematis dan runut.

Pertama-tama gerakan atau kinematic dipecah ke dalam elemen-elemen arah yang terdapat di diagram kartesius sehingga kinematika atau gerakan yang terdiri dari banyak elemen dapat disederhanakan dan dapat dihitung dengan mudah. Sedangkan hasil akhirnya yang lebih sederhana dapat juga digunakan untuk menentukan arah gerakan dan hasilnya dinyatakan dengan besaran sudut yang dihitung dengan menggunakan pendekatan aturan sudut seperti aturan sinus, aturan kosinus, dan aturan tangen. Banyak sekali aplikasi dari vector dan gerakan dan dalam penggunaannya anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah yang sudah ditentukan.

(Visited 1 times, 1 visits today)
author

Author: 

Leave a Reply